Background

;

Friday, October 11, 2019

Sajak Cinta

KAMU

Saat Diriku Sendiri Disini
Lakaran Wajahmu Menjelma Lagi
Menemankan Sepi Angan Malam Ku
Lantas Titisan Air Mata Membasahi Pipi
Mengenangkan Mu Merindui Mu

Mengapa Harus Ada Perpisahan
Sedangkan Hati Masih Mencinta
Mengapa Mesti Aku Dijauhi
Sedangkan Hati Miliki Mu Lagi

Datanglah Rindu Datanglah Kasih
Menjemput Hati Mencinta Lagi
Janganlah Pergi Duhai Kekasih
Sungguh Aku Masih Menanti

Thursday, October 10, 2019

Sajak Cinta

BERKASIH

Duhai sayang cinta hatiku

Meluah rasa indah bersama

Dikaulah teman selama lama

Hanya nyawa jadi pemisah

Antara dikau dan juga aku

Hadir mu terangi liku sepiku

Menghakis duka kian menikam

Rinduku kasih padamu dinda

Membuai rasa penawar luka

Merawat kasih menerkam jiwa

Lenggok tawamu jadi igauan

Manis bicara santun berkata

Menambat hati iringan senda

Memaku padu dalam lamunan

Kuntuman kasih terjun ke hati

Dikau kasihku purnama rasa

Malar perindu berteman janji

Doa tulus ku simpul buat mu dinda

Menjadi hamparan pada yang Esa

Hidup bahagia menempah jannah

Sajak Cinta

BAYANG

Bercinta dengan bayangmu
Membuat hatiku selalu rindu
Tiap saat diriku teringat akan dirimu
Terpadam hitam gelap hidupku yang lalu

Dikau inspirasi penguat rinduku
Melerai konspirasi menyeliputi hidupku
Biar bayangmu terus disitu
Membuat aku senyum selalu

Tak pernah padam tak pernah hilang
Saat bahagia aku dan engkau
ku susun rapi dalam ingatan
Buat tatapan di masa depan

Cinta ini tak pernah sepi
Walau jarak memisah kita
Cinta ini tetap bersemi
Kerna cinta sudah terpatri

Tuesday, August 13, 2019

Sajak Merdeka

JIKA KAU TAHU

Jika Kau Tahu
Usahlah Membuta Mata
Jika Kau Tahu
Usahlah Berbisu Bicara
Jika Kau Tahu
Usahlah Memekak Telinga
Jika Kau Tahu
Jelaskanlah Dengan Lantang
Agar Manisnya Turut Sama Ditatang

Jangan Gentar Terus Mara
Demi Mengubah Harapan Bangsa
Jangan Jatuh Walau Dihina
Kerna Itu Penguat Jiwa
Kukuhkan Benteng Semangat Waja
Pelukkan Rasa Gegarkan Dunia
Menjulang Bakti Bangsa Tercinta
Ibu Pertiwi Harus Dibela

Bangsa Merdeka Jiwa Kita
Bangsa Berjaya Semagat Kita
Bangsa Bersatu Harapan Kita
Bangsa Setia Itulah Kita

Thursday, May 16, 2019

Sajak Guru

Jiwa Bangsa Anak Pertiwi

“CIKGU”
Itulah  ungkapan zahir bait bicara
Menjadi igauan hidup berzaman
Sebagai kenangan pemberi pedoman
Hingga ke akhirnya menjadi sebutan

Sungguh kini sudah dewasa
Dia masih ditempat sama
Mendidik, mengajar tak kira masa
Walau uzur dimamah usia

Dia memberi bukan kerna dipinta
Dia mengasih bukan kerna dipaksa
Hadirnya penerang gelap gelita
Mencurah ilmu kerna yang Esa

Walau lelah Nampak diwajah
Sikit pun tidak mematah jiwa
Kerna amanah teruskan jua
Demi mengubah si anak bangsa

Dialah CIKGU, Penyampai Ilmu, Pembentuk Sahsiah
Tiadanya dia punah negara
Tercicir bangsa dipinggir dunia
Hadirnya janganlah hanya dipersia
Kelak generasimu rosak binasa

Friday, March 8, 2019

Sajak Cinta

TAMATNYA SEBUAH PERJUANGAN DIMEDAN CINTA

Kasih
Apakah hendakmu untuk diri ku
sampai akhirnya aku kau sakiti
dikala dulu manis bicaramu sering ku dengari
mengapa kini aku kau mungkiri

Kasih
Sedang mula aku menyayangi
Mengapa kata perpisahan engkau lafazkan
Sedangkan Mahuku hanyalah engkau bersamaku kekal selamanya
Bagaikan waktu yang pernah kita lalui dahulu
Hanya engkau dan aku

Kasih
Jika Aku Bukan Untukmu
Mengapa kata janji kau ucapkan dulu
Jika Aku Bukan Untukmu
Mengapa harus aku engkau sakiti

Kasih
Andai tiada lagi aku dihatimu
Izinkan aku terus menyayangi
Agar engkau tidak terlupai
dan terus dilupai

Friday, February 1, 2019

Sajak Cinta

HIKAYAT SIPENCINTA SETIA

Helai demi helai puitis kutulis buat dirimu
Kata demi kata ku atur selari irama mu
Masa demi masa aku khaskan hanya untukmu
Kerna kasih kucinta hanya padamu

Begitu panjang coretan kisah cinta kita
Yang dulu dan kini kulampirkan ia bersama
Tiada ku lupa tiada ku tinggal dan tiada tersia
Semua ku semat dalam nota setia

Setiap detik masa berlalu
Setiap kata ku ucap dulu
Ia berlagu didalam syahdu
Sebagai wadah engkau dan aku

Manis ku rasa impian lara
Tersimpul jua cinta pencinta
Sekian lama kuimpikannya
Akhirnya kita bersama jua

Thursday, January 31, 2019

Sajak Permerintah

KHALIFAH

Dialah teratas dimata dunia
Sebagai penaung martabat bangsa
Tulus kasih ikhlas dicurah
Menyemai bakti sak sama rata
Demi sekalian rakyat jelata

Indah hidupnya diiring beban
Menanggung rasa dirasa jelata
Getar jiwanya dia yang rasa
Menghadap Allah memohon doa
Tidak tersebar ditahu kita

Berat menanggung beban menimpa
Tiada keluh amanat digalas
Cinta bukan semata dunia
Akhirat tunggak pemula Bismillah
Cinta kasihnya pada Allah yang Esa
Tak pernah luntur demi sebuah cita

Wednesday, January 30, 2019

Sajak Cinta

MIMPI PALSU

Saat aku mulai bahagia
Hatiku di uji dengan gembira
Mencabar aku dalam lamunan
Mendesak meronta ingin jawapan

Tercalar seketika kesetiaan ku
Saat aku mulai menimbang tara
Perbandingan yang mencalar jiwa
Menghentak menghempas sebuah cinta

Sungguh aku tidak mengerti
Apa sebenarnya erti yang ku rasa
Fikiran terbuai melalai lara
Membangkit resah kala terjaga

Andai ianya palsu belaka
Jangan biarkan aku terus terleka
Kecewa hendaknya merosak jiwa
Andai aku terus berdusta

Tuesday, May 16, 2017

Sajak Guru

Keranamu Cikgu

Hari ini
siapa aku adalah kerana seorang cikgu
berdirinya aku hari ini disini adalah kerana seorang cikgu
dihormati dan dibanggakan adalah kerana seorang cikgu

waktu itu masih ku ingat lagi
dialah cikgu yang tidak merasa jemu melentur dan menggilap kehebatan anak didiknya
sungguhpun penat terpancar diraut wajah
namun tanggungjawab tetap dilaksana
anak didik ditatang bagai minyak yang penuh
seluruh kasih dicurahkan tanpa berbelah bahagi
dialah cikgu yang memjadikan aku sebutir mutiara yang terang berkilauan

Duhai Guruku
engkaulah anugerah dari yang Maha Kuasa
tanggunganmu berat namun ganjaranmu besar
dikau mulia disisi yang Esa
kerna engkaulah pencorak dunia

Guruku
kuingat setiap bait kata-katamu
mengajak aku menjadi yang terbaik
aluanan suaramu masih segar kedengaran
gelak tawamu sentiasa mengusik kerinduan
ketegasanmu membekas dalam sanubari kehidupan

Englaulah pelita yang dulu datang menerangi ku
tanpa percikan api semangat darimu siapalah aku

Mungkin hari ini
aku hanya bayangan tidak bernyawa jika aku tiada dirimu cikgu
Mungkin hari ini
aku tidak mengenali ertinya kehidupan jika aku tiada dirimu cikgu

Oh Cikgu
engkaulah ibu pada kami
engkaulah ayah pada kami
engkaulah teman pada kami
yang sentiasa bersemarak demi kami anak-anak didikmu

Selamat Hari Guru

Saturday, April 22, 2017

Sajak Agama

 Terleka Ku Hanya Peminjam

disaat ku mulai jatuh
segalanya bagai terhenti
fikiran mula bercelaru
rasa hati tidak menentu

di usiaku yang lalu
leka dibuai dunia
mengerak kaki di seantero dunia
hingga terlupa siapa diriku yang sebenar

duhai dunia mengapa harus aku
duhai dunia mengapa lekakan aku
duhai dunia hinanya aku
saat aku punya segalanya
aku terhibur dengan indah mu
dan saat aku terlantar
kupersalahkan akan dirimu

kini ku sedar siapa aku
aku bukanlah raja segala raja
aku hanya insan biasa
yang hidup hanya meminjam
meminjam dari yang esa

ampunkan hamba mu ini ya Allah
ampunkan hamba mu ini ya Allah
ampunkan hamba mu ini ya Allah

Monday, May 16, 2016

Sajak Guru

Dikau Guru Juga Sahabat

Guruku
Hadirmu bagaikan pelita dikegelapan
memberi cahaya juga sinar harapan
pergimu meninggalkan beribu kenangan
kenangan yang sukar dilupakan oleh si anak watan

Guruku
Tiada yang terindah di dunia ini
Melainkan curahan ilmu yang pernah kau beri dahulu
Tiada yang terindah di dunia ini
Melainkan aku mengenal baca dan kira
Dan
Tiada yang terindah di dunia ini
Melainkan setiap ilmu pemberianmu menjadi pedoman hidupku

Guruku
Masih ku ingat lagi setiap kata-kata dan nasihatmu
Yang sering kau ungkapkan buat kami anak didikmu
Agar menjadi insan pekerti di suatu masa nanti
Dan pemangkin kepada generasi yang berbudi

Guruku
Meskipun diriku bisa menggapai bintang di langit
Namun tidak akan pernah ku lupakan jasamu
Kerna ilmumu aku disini
Kerna kasihmu aku gagah berani

Guruku
Tiada bayaran juga imbalan yang dapat kuberikan pada dirimu
Kerna ku tahu tiada apa yang mampu menandingi jasamu
Dikaulah satu dalam sejuta
Bagaikan intan dan juga permata
Dikaulah guru juga sahabat
Insan sejati tak kira tempat

Saturday, March 15, 2014

sajak cinta

SERUAN PENCINTA

Kerana  cinta  aku  disini
kerana  kasih  aku  disini
bukan  kerna  meminta  simpati
bukan  kerna  menagih  janji
bukan  pula  kerana  merintih
namun  ianya  kerna  indahnya kasih

berlari  walau  kehujung  dunia
sembunyi  walau  diperut  bumi
hilang  walau  tak  dijejaki
cinta  pasti  datang  bersemi
kerna  cinta  tiada  henti
kerna  cinta  tak  pernah  mati

terbitlah  wahai  sinaran  cinta
terangi  kegelapan  dihati  duka
mengalirlah  wahai  penawar cinta
basahi  hati  racun  pendusta
agar gembira  bidadari  ditaman  syurga
melakar  senyuman  merubah duka

terbanglah  wahai  debuan  cinta
hinggaplah  pada  hati yang sirna
perangi  kebencian  dilautan fana
tumbuhi  cinta  dibumi  nyata
semoga  lahir  sipencinta  setia
terangi  alam  gelap  gelita

akan  hilang  kebencian
akan  lenyap  kerakusan
akan  sirna  segala  kejahatan
maka
terbitlah  mentari  cinta
bertahta  selamanya…

Wednesday, December 12, 2012

sajak cinta

PENAWAR RINDU

Cinta ku
Tiada yang terindah buat diriku
Melainkan dirimu bersamaku
Tiada lagi yang terhebat buat diriku
Melainkan lakaran cinta darimu
Tiada lagi yang teragung buat diriku
Melainkan syurga cinta darimu
     dikau penghias mahligai cinta kita
     dikau penghibur lara cinta kita
     dikau penyeri sukma cinta kita
     dikau penyembuh derita cinta kita
Tatkala daku terbuai dari mimpi yang lena
Dikau menjelma bak bidadari
Menari-nari dalam anganku
Terhibur daku dalam lamunan
Mencari dikau penambat rindu

Cinta ku
Dapatkah dikau merasa betapa cintanya
Diriku padamu
Sentuhlah cinta ini agar memori indah
Dapat kita semat bersama
Peluklah cinta ini dengan eratnya
Agar ia kekal milik kita berdua
Sayangku hanya buat dirimu cintaku

Thursday, March 1, 2012

Sajak Ulang Tahun


USIA

sekian jauh perjalanan hidup
ada duka, ada sengketa
ada gembira, ada derita
yang selalu menemani
setiap inci langkah perjalanan hidup insani
tatkala bersamanya terbit rintihan kekeluhan

langkah demi langkah disusuri
mencari janji yang terlepas
dalam genggaman sewaktu dilahirkan
saat demi saat berdetik menjangkau kedewasaan
mematangkan pemikiran
mendewasakan pandangan
hari demi hari dilalui
bersama ribuan ragam
celikan mata para dikma
sehingga menemukan hari yang dinanti
hari ulang tahun kelahiran insani

berdoalah didalam hati
sertakan dengan niat yang suci
iringkanlah dengan kalimah yang suci
agar hidup sentiasa diredhai ilahi

padamkan segala kedukaan
sirnakan segala kepiluan
kuburkan segala kesedihan
malapkan segala kebingungan
dan gantikanlah semua itu dengan
sebuah kebahagiaan
kebahagiaan yang mendatangkan keceriaan

semoga dihari mendatang, kebahagiaan menemani mu
SELAMAT HARI LAHIR
                                                                                                                            Gerabaklama Smallfinger

Saturday, February 11, 2012

sajak ayah

Pelangi Pudar

Tersentak aku dari khayalan indah
Sewaktu mendengar suara kesedihan
Suara yang tidak asing dicuping telingaku
Yang meminta aku pulang kekampung halaman
Sedang aku jauh diperantauan
Demi cinta suci ibu
Aku tidak membantah walau sedetik
Kerna syurga dibawah telapak kaki ibu
Aku segera keluar dari hayalan indahku
Mempersiapkan juadah perjalanku
Menuju kekampung kelahiranku
Setibanya aku disana
Tiada lagi keriuhan seperti dulu
Hanya tagisan yang menyelubungi
Setiap lorong kecil menuju rumahku
Kelopak mata yang sebelum ini
Cetek kekurangan air
Tiba-tiba dilanda banjir air mata air
Lalu membasahi landasan pipi
Yang tandus kekeringan
Hingga membuatku lemah tidak berdaya
Bagaikan dipukul ombak pantai tanpa henti
Kerna perginya seorang insan yang sangat kusayangi
Seorang insan yang sering
Mencurahkan kasih sayangnya padaku
Dialah ayah kesayanganku
Yang selalu menyokongku
Memberi semangat kepadaku
Dan memberi segalanya buat ku
Namun semua itu hanya tinggal kenangan
Kerna ayah tidak mungkin akan kembali lagi
Aku sedih kerna ayah tidak sempat melihat kejayaanku
Namun keadaan tidak boleh merubah segalanya
Kerna Allah maha kuasa
Dan kehidupan pasti bertemu kematian
Innalillah wainnalillah hirojiun
Kumohon pada Allah
Damaikanlah ayah disana
Bersemadi dalam keimanan
Aku tahu tiada hadiah terindah buat seorang ayah
Selain anak soleh dan solehah
Aku tahu tiada hadiah terindah buat seorang ayah
Selain melihat anaknya berjaya
Dan aku juga tahu dengan doa tulus
Bisa membuat ayah sentiasa bahagia
Ayah ampunilah segala kesalahan anakmu ini
Yang sentiasa membebanimu sedari kecil
Ayah ingin sekali aku merasa pelukan mesramu
Seperti waktu dulu
Menghantarku kesekolah
Dan
Mengucup dahiku sebelum masuk bilik darjah
Terima kasih ayah ku ucapkan kepadamu
Tanpamu siapalah diri ini
Tanpamu tiadalah aku didunia ini
Tanpamu tidak mungkin kuhirup udara ini
Tanpamu tidak mungkin kulihat keagungan yang maha kuasa
Tanpamu tidak mungkin kutahu erti kasih sayang
Tanpamu tidak mungkin aku capai kejayaan
Terima kasih ku ucapkan padamu ayah
Kerna tidak jemu membesarkan diriku
Kerna tidak jemu melayan kenakalanku
Kerna tidak jemu menasihati diriku
Terima kasih ku ucapkan
Ayah aku sangat meridui dirimu
Selamat tinggal ayah
Selamat tinggal ayah
Selamat tinggal ayah
Damailah kau disana

sajak ayah

TERIMA KASIH AYAH

ayah
teramat besar pengorbananmu terhadap diriku ini
penat lelah menjadi rutin harianmu
pergimu diwaktu pagi dan pulangmu diwaktu malam
semata-mata mencari sesuap nasi buat kami anak-anakmu
terlalu tinggi nilai kasihmu ayah
hingga diri ini begitu kagum padamu
dengan kecekalanmu
dengan kesabaranmu
dan dengan kegigihanmu
semua itu mengajar aku dengan apa yang dinamakan kasih seorang ayah
kesakitanmu hanya dirimu yang menangungnya
tidak sekali pun dirimu khabarkan pada anak-anakmu
aku tahu semua itu pasti kerna dirimu tidak mahu 
anak-anakmu risau akan dirimu
dan diwaktu itu dirimu hanya melakar 
wajah kegembiraan walau kesakitan dirimu dikau pendamkan

ayah 
walaupun kita bertemu hanya seketika
tapi segala kenangan kita akan kukenang sampai kesudah
senda tawamu tidak pernah sirna dek ditelan masa 
wajah riangmu masih segar di rak ingatanku
dikaulah ayah yang selalu kurindu
yang dulunya seringkali mendakapku
dan menyuap nasi kemulutku
bahagianya bila buku kenangan itu tersingkap
bagai aku mengulang masa kenangan lalu bersamamu ayah

ayah
dikaulah hadiah yang terindah buat diriku ini
yang sentiasa melayan segala ragamku
yang sentiasa memberi apa jua pintaku
walau ianya sesusah manapun
dikaulah ayah yang terbaik dalam hidupku

ayah
kerinduan ku terhadapmu
sukar untuk ku bendung
kerna ku sayangkanmu selalu
TERIMA KASIH AYAH

Sajak Alam

Aku tetap Menunggu

aku tanpamu aku keliru
menduga waktu menunggumu hadirmu
resah dihati tanpa suaramu
gelisah dijiwa tanpa hadirmu
berapa lama harus ku nanti
rasa dihati tak tahan lagi
ingin bertemu walau sekali
dimana jua ku tetap tempuhi

menantimu bagaikan menunggu
suria pagi mengukir wajah
yang jarang sekali dimiliki setiap insan
namun itu tetap ku nanti
kerna bagi ku dirimu pasti hadir suatu hari nanti
menemani ku seperti waktu dulu

hari semakin tua
aku masih menanti
bila dikau kunjung tiba
untuk meriangkan setiap anak kecil
mengembirakan mata dewasa yang memandang
menceriakan senyuman ibu yang mengandung
membanggakan segak ayah yang mendidik dan menjaga
hadirlah dikau agar semua menikmati bahagia

dikaulah hujan yang ku nanti setiap waktu
kurnian ilahi yang penuh rahmat
yang didalamnya terkandung bejuta nikmat
buat insan-insan sejagat
aku mohon hadirlah dikau
membasahi setiap kekontangan inci bumi ini
membasahi setiap kekeringan jiwa insani
agar semuanya bahagia dengan hadirmu
terima kasih atas segala rahmat dari yang maha kuasa

Wednesday, November 23, 2011

sajak cinta

USAHLAH MENANGIS LAGI
usahlah menangis lagi
usahlah bersedih lagi
lupakan kenangan lalu
kita buka lembaran baru

merananya jiwa ini
melihat kau bersedih
menangis mengalir air mata
kau buat aku berduka

hilangkan sengketa yang duka itu
gantikanlah ia dengan bahagia
ukirlah senyuman diwajah itu
kau buat aku bahagia